rizkyrahadianr11u's blog

MAKE PEOPLE EXCITED

OPINI PERTANIAN INDONESIA

Negara Republik Indonesia merupakan negara yang terkenal dengan julukan negara Agraris atau disebut juga sebagai Negara Pertanian. Mengapa dapat dikatakan demikian? Karena Negara Indonesia terkenal dengan luasnya Sumber Daya Alam (SDA) terutama di bidang pertanian. Pada hakekatnya kehidupan seluruh rakyat Indonesia tergantung kepada kondisi pertanian, karena pertanian berperan penting dalam menyediakan persediaan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Tentunya banyak sekali fungsi pertanian dalam suatu negara khususnya Negara Indonesia, salah satunya sebagai sumber devisa negara. Sebagai contohnya bahan baku dan beras yang di impor ke beberapa negara di Asia merupakan salah satu devisa yang memberikan pemasukan besar bagi Negara Indonesia. Fungsi lain dari adanya suatu industry pertanian di suatu negara khususnya Negara Indonesia adalah sebagai penyedia lapangan kerja yang ikut serta dalam mengurangi angka pengangguran di Negara Indonesia.

Namun masih banyak orang yang sadar akan pentingnya dukungan kondisi pertanian dalam suatu negara, sehingga dewasa kini lahan pertanian di Negara Indonesia semakin berkurang sehingga negara ini terancam oleh krisis lahan pertanian. Krisis lahan pertanian cenderung terjadi di kota-kota besar seperti Jakarta. Sulit bagi kita untuk menemukan lahan pertanian yang kosong untuk di eksploitasi menjadi lahan yang unggul dan dapat menghasilkan produk yang unggul. Bila kondisi seperti ini terus terjadi ke daerah-daerah lain, makan Indonesia pun akan terancam krisis pangan, seperti yang terjadi di beberapa negara di Benua Afrika.

Kita seharusnya sadar, bahwa pertanian sangat penting bagi kehidupan manusia. Pertanian di Indonesia harus kita jaga, akan selalu dapat menghasilkan produk pangan yang layak di konsumsi bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia dan kita juga harus mencegah agar Negara Indonesia tidak menemui keadaan dimana banyak rakyat yang menjadi korban karena terjadinya krisis pangan di Indonesia.

 

Opini Kondisi Pertanian dan Produk Unggulan di Kota Bandung

Kota Bandung merupakan kota metropolitan terbesar yang terletak di kawasan Provinsi Jawa Barat, sekaligus juga menjadi ibu kota Provinsi Jawa Barat. Kondisi tanah di Kota Bandung pada dasarnya merupakan kondisi tanah yang sangat cocok untuk digunakan sebagai lahan pertanian, karena kondisi tanah yang terletak di antara pegunungan yang mengelilingi Kota Bandung, sehingga kondisi morfologi Kota Bandung berbentuk cekungan seperti sebual mangkok besar. Tentu saja kondisi tanah dan geografi yang dimiliki oleh Kota Bandung menyebabkan sebagian besar lahan yang terletak di daerah pegunungan dijadikan sebagai lahan pertanian dan juga peternakan.

Namun saat ini kondisi tanah di Kota Bandung yang sangat strategis untuk dijadikan sebagai lahan pertanian mulai tergerus oleh proyek-proyek pembangunan, terutama lahan-lahan pertanian yang terletak di kawasan pusat Kota Bandung. Lahan-lahan tersebut mulai berubah alih fungsi dari lahan pertanian menjadi gedung-gedung besar, seperti kawasan pertokoan, hotel, perumahan. Kondisi seperti inilah yang membuat kondisi udara di Kota Bandung menjadi gersang dan panas. Semakin berkurang Ruang Terbuka Hijau semakin menambah buruk kondisi Kota Bandung pada saat ini. Beralihnya kondisi Ruang Terbuka Hijau menjadi tempat Pedagang Kaki Lima (PKL), membuat kondisi Kota Bandung menjadi tidak asri kembali. Seperti di daerah Pusat Kota Bandung, taman yang seharusnya di gunakan sebagai sarana rekreasi beralih fungsi menjadi tempat bermalam para pengemis dan PKL. Tentu saja hal ini akan membuat kondisi taman menjadi tidak terawat. Belum lagi banyak lahan-lahan sawah di Pusat Kota Bandung yang mulai hilang, karena tergerus oleh proyek perumahan dan pembangunan Pasar Swalayan.

Berbeda dengan kondisi di kawasan Bandung Barat, Bandung Selatan dan Bandung Timur. Kondisi lahan yang belum dialih fungsikan menjadi gedung-gedung besar membuat kondisi udara di daerah tersebut menjadi sejuk, seperti di daerah Bandung Utara, tepatnya di kawasan Lembang dan kawasan Cihideung. Sepanjang jalan menuju Lembang bisa banyak kita temui lahan-lahan perkebunan sayuran, lahan-lahan perkebunan strawberry, hingga peternakan sapi perah. Sama hal nya dengan kawasan Bandung Utara yang lain, yaitu daerah Cihideung tepatnya sepanjang Jalan Sersan Bajuri kita akan menemui banyak sekali tanaman hias dan bunga. Berbeda dengan kawasan Bandung Selatan, kondisi udara yang cukup dingin dan sejuk membuat lahan di kawasan ini banyak di jadikan sebagai lahan perkebunan teh dan kopi dan juga terdapat produk susu hasil dari teknologi sapi perah, juga terdapat permen caramel hasil dari pengolahan susu tersebut. Sedangkan untuk kawasan bandung Timur, daerah ini lebih fokus ke arah pertanian, seperti sawah, ladang jagung, ladang kentang, ladang berbagai macam sayur mayur.

Namun beriring jalannya waktu kondisi pertanian di Kota Bandung semakin krisis. Banyak lahan-lahan pertanian yang subur di daerah dataran tinggi Kota Bandung yang beralih fungsi menjadi komplek perumahan maupun villa dan perhotelan. Kondisi ini tentu saja akan membuat kondisi tanah yang awal nya subur menjadi turun kualitas tanahnya akibat ketidakcocokan antara kondisi tanah dengan penggunaannya. Hal ini sebabkan karena lebih banyak investor yang ingin menanamkan modal nya untuk proyek pembangunan perhotelan dan pertokoan bukan pada proyek pertanian, padahal pertanian merupakan awal suatu kehidupan, karena pertanian yang akan menghasilkan makanan untuk kita semua, karena pertanian tidak akan membuat kita menjadi kelaparan, karena pertanian kita masih bisa bernafas hingga saat ini.

Indonesia terkenal sebagai negara agraris atau negara pertanian sangat disayangkan, karena kita masih harus mengimpor bahan pangan seperti gula dan beras. Busung lapar melanda sebagian tempat di kawasan Indonesia Timur. Hal ini seharusnya dapat menjadikan cambuk bagi kita semua, seharusnya dapat membuat kita sadar bahwa pertanian sangat penting di Indonesia. Khusus nya di kawasan Kota Bandung, kita harus berupaya mengembalikan Ruang Terbuka Hijau dan juga harus mendukung kegiatan pertanian, perkebunan dan peternakan yang ada di kawasan Kota Bandung.

Kemajuan teknologi di bidang pertanian ikut mendorong hasil produksi pertanian di Kota Bandung. Kota Bandung pun memiliki beberapa produksi unggulan di bidang pertanian. Ada banyak produksi pertanian yang unggul dari kawasan daerah Kota Bandung, baik dalam bidang produksi pangan hingga pariwisata. Banyak perkebunan teh yang dapat kita temui di Kawasan Bandung Utara tepatnya di Kawasan Pangalengan, terdapat sebuah produk teh yang terkenal dengan “Teh Walini”. Teh Walini merupakan produk yang sudah mendunia dan sudah di ekspor ke berbagai negara di Asia. Selain teh terdapat juga produk unggulan dari Kota Bandung, yaitu Kopi Luwak. Kopi Luwak merupakan bijih kopi yang berasal dari perkebunan di kawasan Bandung Selatan. Produk Kopi Luwak ini sudah terkenal di kawasan internasional. Di Luar negeri pun harga Kopi Luwak bisa mencapai jutaan rupiah. Di bidang pariwisata pun banyak daerah perkebunan yang di modifikasi sebagai daerah pariwisata, seperti hal nya perkebunan “Asep Strawberry” di kawasan Lembang yang di jadikan sebagai kawasan pariwisata dan sarana rekreasi keluarga, belum lagi banyak didirikannya rumah makan dengan latar kondisi pertanian Indonesia. Selain bidang pertanian terdapat juga produk unggulan dari hasil produksi peternakan, yaitu susu murni dan susu fermentasi atau yang lebih dikenal dengan sebutan Yohurt merupakan hasil produksi dari kawasan Pangalengan.

Produk-produk unggulan tersebut yang akan menarik minat para wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke perkebunan Kota Bandung. Selain terkenal dengan daerah metropolitan Bandung pun diharapkan akan menjadi terkenal dengan kondisi lahan pertanian dan perkebunannya. Dukungan dari Sumber Daya Alam yang memadai harus didukung oleh Sumber Daya Manusia yang unggul juga, sehingga produk yang dihasilkan yang semakin tinggi kualitasnya.

Kesimpulannya meskipun masih banyak lahan di Kota Bandung yang dapat dijadikan sebagai lahan pertanian dan perkebunan dibalik ancaman dari proyek-proyek pembangunan yang tidak ramah lingkungan kita harus dapat tetap mendukung pertanian di Indonesia, karena banyak sekali Sumber Daya Alam yang dapat di “explore” dari hasil produksi perkebunan di Indonesia. Selain itu produksi unggulan tersebut dapat menjadi “icon” suatu daerah dalam bidang pertanian.